Lensa Fix 50

Lensa Fix 50, begitu panggilan umumnya. Sebuah lensa 50mm ini sebenarnya mirip dengan lensa kit 18-55mm jika dizoom maksimal. Bagi kamera APSC, lensa 50mm adalah sebuah lensa tele pendek namun bagi kamera full frame, lensa ini adalah lensa standard.

Mungkin buat sebagian orang bertanya-tanya untuk apa membeli lensa 50 mm toh lensa kit 18-55 juga sama, mending beli tele 55-250 harganya gak jauh beda dengan 50 mm.

Tapii , sebuah lensa 50mm adalah sebuah lensa ajaib dan sangat berguna apalagi buat para Ol-Shopper yang sering foto produknya, apa aja kelebihannya .. kuy kita cek.

foto produk bandung - BEFOTO - Little Abid

1. Bokeh dan Cepat

Lensa Fix 50 mm memiliki bukaan lebar yang memungkinkan kamu memotret di kondisi minim cahaya. Dengan diafragma maksimal f/1.8 , f/1.4 bahkan ada dengan f/1.2 , kamu masih bisa memotret pada kondisi minim cahaya, yang itu tidak bisa dilakukan oleh lensa kit 18-55.

Dengan bukaan f/1.8 kamu udah bisa menghasilkan foto dengan background blur atau bokeh layaknya seorang fotografer handal, lebih cepat karena lebih meminimalisir penggunaan flash dan shutter speed yg lebih tinggi untuk mengurangi efek shake/goyang.

Cukup dengan mode AV (canon) , A (nikon) dan seting ISO di mode auto , shutter di 1/30 kamu udah jadi FOTOGRAFER.

foto produk bandung - BEFOTO - essentia

2. Optik Sangat Baik

Kualitas foto yang tangkap dari lensa 50mm, bahkan yang paling murah-pun 50mm f/1.8 biasanya sangat baik. Lensa ini sangat membantu kamu menghasilkan foto yang jernih dan lebih tajam , berarti anda tidak perlu banyak mengeluarkan waktu dan uang untuk menghasilkan foto yang bagus.

Lensa fix 50mm sudah ada beberapa dekade yang artinya produsen lensa sudah sangat berpengalaman dengan lensa ini. Dengan susunan optik yang tidak terlalu komplek tidak seperti lensa tele, hasilnyapun sangat minim chromatic aberation.

3. Berfungsi Sebagai Lensa Portrait di Kamera APSC

Di kamera APSC dengan crop factor 1.5, lensa fix 50 mm memiliki panjang focal kurang lebih setara 75 mm jika menggunakan kamera Full Frame. Ini artinya jika kamu punya kamera DSLR dengan sensor APSC, maka kamu sudah berasa memiliki lensa tele pendek yang cocok banget untuk foto portrait.



4. Tanpa Zoom alias Fixed

Nah kenapa disebut lensa fix, karena lensa ini fixed alias tidak bisa dizoom. Buat dapetin frame yang kamu inginkan kamu harus maju mundur.

Nah tanpa disadari waktu demi waktu kemampuan komposisi dan pemahaman anda terhadap lensa ini mulai terbentu secara otomatis akibat kamu harus bergerak untuk mendapat angle terbaik.

Dari sini kamu akan dipacu untuk terus berkreasi dalam menentukan komposisi dan cahaya, selain kemampuan kamu terasah kamu juga bisa olahraga, karena harus maju mundur.

5. Enteng

Hampir semua lensa fix 50 mm memiliki bobot yang enteng dibandingkan jenis lensa lainnya kecuali canon 50 mm f/1.2, karena saat kamu hunting foto untuk ol shop kamu jika membawa kamera yang berat pasti akan membuat kamu tidak nyaman sepanjang jalan apalagi jika dibawah teriknya matahari.

Hunting adalah proses yang bisa dinikmati, dan jalan-jalan kamu bawa lensa seberat sekilo atau lebih itu akan merusak perjalanan kamu. Well, itu gak akan terjadi jika yang kamu bawa lensa fix 50 mm f/1.8 karena ini ringan dan bikin perjalanan kamu enjoy.

lensa fix 50 - foto produk bandung - befoto

6. Bisa Menjadi Lensa Makro

Sebuah lensa fix 50mm adalah lensa serbaguna, selain untuk portrait lensa ini bisa kita gunakan menjadi lensa macro dengan menggunakan tube extention atau menggunakan reverse ring.

lensa fix 50 reverse ring - befoto

7. Murah

Ini yang paling ditunggu-tunggu, yap lensa ini murah cukup dengan sejutaan kamu udah bisa bawa lensa ini dari kokoh kamal.

Happy hunting – Mario Saga

Rental Studio Foto Bandung